Selasa, 17 Januari 2012

Pemuda dan Sosialiasasi

Pemuda itu bisa di ibaratkan seperti remaja. Dalam kehidupan remaja. Dimasa remaja ini merupakan kehidupan transisi atau bisa di sebut berada dalam keadaan tanpa norma atau hukum. Ya seringkali di masa sekarang ini, remaja-remaja sekarang banyak sekali melakukan tindakan menyimpang atau cenderung melakukan pelanggaran. Hal ini dikarenakan kurangnya perhatian dari keluarga. Akibatnya banyak sekali remaja jaman sekarang itu melakukan tindak keriminal. 
Pemuda sendiri memiliki arti yaitu suatu generasi yang di pundaknya terbebani bermacam macam harapan. Hal ini di mengerti karena pemuda di harapkan menjadi generasi peneruskan perjuangan dari generasi sebelumnya. Apabila dari generasi ini pemuda mendapat berbagai masalah yang sangat serius, maka pemuda akan kehilangan semangatnya untuk menjadi penerus dari generasi sebelumnya. Sebenarnya pemuda itu memiliki potensi-potensi sebagai sumber daya manusia. Oleh karena itu potensi-potensi positif seperti ini harus dikembangkan dengan membina para pemuda ini untuk mencapai suatu tujuan dengan arah dan strategi yang jelas tujuannya. 
Pola dan dasar pembinaan pemuda ini sudah ditetapkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan. Tujuan dari pembinaan pemuda-pemuda ini yaitu untuk semua pihak yang berturut serta dan berkepentingan dalam penaganannya sesuai pedoman yang berlaku sehingga pelaksanaannya dapat terarah dan dapat mencapai tujuan yang di tuju.
Pola dasar pembinaan pemuda ini berlandaskan :
1)Landasan Idil                                           : Pancasila
2)Landasan Konstitusional                          : UUD 1945
3)Landasan Strategis                                  : Garis-Garis Haluan Negara 
4)Landasan Historis                                    :Sumpah pemuda tahun 1928 dan Proklamasi Kemerdakaan                                     
                                                                   Tahun 1945
5)Landasan Normatif                                  : Etika, Tata Nilai dan Tradisi luhur yang hidup dalam masyarakat

Motivasi pembinaan pemuda ini bertumpu pada strtegi pencapaian tujuan nasional yang tercantum pada pembukaan UUD 1945 alinea IV
Apabila pemuda pada masa sekarang terpisah dari persoalan-persoalan masyarakatnya maka akan sulit lahirnya pemimpin bangsa yang akan memimpin bangsanya sendiri. Atas dasar di atas, diperlukan penataan kehidupan pemuda karena pemuda perlu memainkan peranan yang penting dalam pelaksanaan pembangunan. Hal tersebut mengingat peranan pemuda di masa yang akan datang dan perlu disadari masa depan tidak dapat berdiri sendiri. Dalam hal ini dalam pembinaan pemuda, pembina harus menanamkan motivasi kepekaan terhadap masa yang akan datang.
Tanpa keikutsetaannya para pemuda, pembangunan akan sulit berhasil, bukan saja karena pemuda itu generasi yang penting dalam pembangunan tetapi yang lebih penting tanpa kreatifitas pemuda jaman sekarang maka pembangunan akan sulit berkesinambungan.
Potensi-potensi yang harus dikembangkan dari pemuda ialah : 
1)Idealis dan Daya Kritis
   Secara sosiologis generasi muda belum mapan dari tatanan yang ada, maka ia dapat melihat kekurangan-  
   kekurangan dalam tatanan secara wajar mampu mencari gagasan baru
2)Dinamika dan Kreatifitas
   Adanya idealisme pada generasi muda, maka generasi muda memiliki potensi kedinamisan yakni 
   kemampuan untuk mampu mengadakan perubahan.
3)Keberanian mengambil resiko
   Perubahan , pembaharuan termasuk pembangunan mengandung resiko dapat meleeset atau gagal. Namun 
   mengambil resiko itu perlu jika kemampuan ingiin diperoleh

Sosialisasi itu perlu untuk membantu belajar menyesuaikan diri, bagaimana ia berpikir untuk dapat berperan, bertindak maupun berpikir, baik sebagai individu ataupun masyarakat. Proses sosialisasi sendiri berasal dari keluarga. Melalui proses sosialisasi pemuda akan terwarnai cara berpikir dan kebiasaan-kebiasaan hidupnya dalam proses sosialisasi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar